Berita terkini

Di PHI ke 90, Iksan Iskandar harap perempuan ciptakan Demokrasi yang bermartabat

28/12/2018

IBRAH| Reporter

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar berharap melalui Peringatan Hari Ibu (PHI) yang ke 90, perempuan harus berperan dalam menciptakan demokrasi yang bermartabat, tidak saling mencela serta tidak menyebar hoax dalam pemilihan presiden dan legislatif yang akan datang.

Ini yang dikatakan bupati terpilih periode 2018-2023, disela membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, diruang Pola Parannuata, Jumat (28/12/2018).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Penggerak PKK Hj. Hamsiah Iksan, Sekretaris Daerah, H.M. Syafruddin Nurdin, Ketua Darmawanita Persatuan, para kepala OPD dan tamu undangan.

Lanjut Iksan Iskandar menuturkan bahwa PHI lahir dari pergerakan kebangsaan dimana peran perempuan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan bangsa dalam meraih kemerdekaan Republik Indonesia.

Dia katakan PHI lahir pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang pada hakekatnya bertujuan untuk menjunjung semangat dan tekat dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun disisi lain tidak dapat dipungkiri saat ini banyak persolan sosial perempuan seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dianggap masih diskrimanasi dalam penanganannya.

Olehnya itu menurutnya, harus dilakukan advokasi dan kampaye terkait peningkatan perlindungan perempuan dan anak yang harus dilakukan sampai ke akar rumput, ungkap Iksan Iskandar.

Ditempat yang sama Ketua Panitia Pelaksana Nurlaela Basir melaporkan pelaksanaan PHI bertujuan agar para ibu dapat memahami peranannya dalam pembangunan seperti mendorong peningkatan ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan keluarga.